Pages

Senin, 09 Mei 2016

Gelar Yang Tak Tahu Arah

Gelar… kemana engkau akan pergi? Berpendidikan tapi kesana kemari?

Jika berbicara soal dunia kerja, pasti dong kita sering temui seseorang yang memiliki pekerjaan tetapi tidak sesuai dengan gelar yang dia punya. S.E, S.Pd, S.H, S.T, dan lain-lain. Entah itu keluarga kita, teman, sahabat, tetangga, ataupun orang-orang disekitar kita. Lulusan keperawatan malah bekerja di perbankan, lulusan ekonomi bekerja di IT. Pasti pertanyaan yang muncul adalah, ko pekerjaannya tidak sesuai dengan gelar yang dia punya? Ko gak nyambung sih sama disiplin ilmunya? Apa tidak percuma kuliah tinggi-tinggi tapi sekedar itu saja ?
Duh.. pertanyaan-pertanyaan ini sepertinya tidak asing ya di telinga kita.

Menurut saya, pekerjaan yang tak sesuai gelar sah-sah saja ko, tidak ada masalah. Selama pekerjaan itu bermanfaat, disenangi, digemari, dan mendukung kebutuhan pribadi. Mengapa tidak? Toh juga ilmu yang kita dapat dalam proses mencapai gelar tersebut, tidak terbuang percuma, bisa menunjang pekerjaan yang sedang kita geluti. Bukan berarti  saya mengartikan gelar itu tidak penting, gelar juga penting. Tapi untuk kenyataan yang kita lihat saat ini, pekerjaan tak sesuai gelar tidak masalah.

Gelar itu kan sebenarnya hanya pemberian tanda untuk seseorang yang telah menempuh proses belajar. Pengalaman belajarnya yang menjadi penting disini. Bukannya malah gelar dijadikan nasib dari latar belakang disiplin ilmunya.

Dijaman seperti ini, mencari pekerjaan itu sangat sangat susah. Setuju gak? Gak jaman ada gengsi-gengsian. Bekerja di wilayah yang salah alamat bukan berarti sesuatu yang tidak wajar. Mengapa mesti menutup diri? Malu? Mungkin dari awal karena kesalahan dari pribadi kita sendiri saat memilih jurusan di perkuliahan. Atau saat memilih jurusan memang bukan dari hati nurani kita? Ada paksaan dari orang tua? Ya.. mungkin saja.

Tetapi tak jarang juga kita temui, keluhan-keluhan dari orang-orang yang meniti kariernya sejalan dengan gelar yang menempel. Ada yang bekerja setengah hati, males-malesan, tidak maksimal, cepat bosan. Ya itu tadi, karena memang mungkin pekerjaannya tidak sesuai dengan yang ia sukai. Untuk orang yang sukses meniti karier yang tidak salah alamat, yaa.. bersyukur lah.

Ada juga bukti dilapangan, kesuksesan seseorang tidak dilihat dari gelar yang ia punya. Malah mereka tidak mempunyai gelar, tapi malah sukses dalam kariernya. Seperti dunia seni peran, teknologi informasi, sales, dan lain-lain.

Jadi, kesimpulannya adalah bagaimana kita mencoba terus belajar dengan apa yang kita lakukan untuk mencapai tujuan (pilihan) kita, jadilah pribadi yang rendah diri. Jangan cepat puas, lakukan apa yang kamu suka, selama itu memiliki peranan penting untuk masa depan kita.





Terimakasih…J
Sumber gambar : https://www.google.co.id/search?q=gelar&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiwmo2ZoM3MAhXEKJQKHW3cBjAQ_AUIBygB&biw=1242&bih=615#imgrc=nUEl0vKID95ExM%3A

0 komentar:

Posting Komentar